• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Keislaman

Mengenal Ormas Islam PWI LS

Mengenal Ormas Islam PWI LS
0
BAGIKAN
27
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Perjuangan Walisongo Indonesia-Laskar Sabilillah atau PWI-LS adalah organisasi keagamaan yang didirikan tahun 2023 di Cirebon oleh para kiai-kiai pesantren dilingkungan Nahdlatul Ulama yang berkomitmen menjaga keutuhan NKRI dan sejarah bangsa berdasar Pancasila dan UUD 1945. Latar Belakang didirikannya PWI-LS adalah keresahan sejumlah tokoh Nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama) atas berkembangnya paham Islam transnasional yang dinilai tidak sejalan dengan ajaran Islam Nusantara dan memecahbelah keutuhan bangsa.

PWI-LS juga memiliki kepedulian dalam mengembangkan nilai-nilai Islam yang moderat dan nilai-nilai kemanusiaan yang universal. PWI-LS mengajak masyarakat untuk mengarus-utamakan toleransi dan kerukunan antar umat beragama dan saling menghargai antar sesama bangsa, sesama umat Islam, untuk menciptakan keharmonisan dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, PWI-LS Juga dikenal konsen dalam menjalankan usaha-usaha untuk menjaga kesucian nasab Nabi Muhammad SAW, ahlibait Nabi dan keturunannya dengan mengadakan kajian ilmiyah, dakwah, agar masyarakat peduli terhadap pentingnya menjaga nasab Nabi Muhammad SAW dari orang-orang yang mengaku sebagai keturunan Nabi padahal tidak terbukti secara ilmiyah melalui kajian kitab nasab dan tes DNA.

Tokoh tokoh PWI-LS adalah orang-orang ternama nasional yang selama ini aktif di Nahdlatul Ulama, di antara mereka adalah DR. KH. Muhammad Abas Bili Yahsyi, M.A. (Pengasuh Pesantren An-Nadwah) Buntet Cirebon, K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani (Pengasuh Pesantren Nahdlatul Ulum) Kresek Banten, KH. Marzuki Mustamar (pengasuh pesantren Sabilurrasyad,) Malang mantan ketua PWNU Jatim, K.H. Maulana Yusuf Prianadi (Pengasuh Pesantren Al-mubarok) Cinangka Banten, Raja Dangdut Rhoma Irama, Jenderal (purn) dudung Abdurrahman, irjen (pol) Ahmad Nurwahid, Tubagus Mogy Nurfadil, Sayyid Zulfikar pasuruan, KH Suadi Pasuruan, KRT Faqih Wirahadiningrat Pasuruan, KH. Mas Nur Fuad Sidogiri Pasuruan, KH. Jafar Shidiq (pengasuh pesantren Riyadul Huda) Majalengka, Abah Setu (Mursyid Tarikah TQN Bekasi), K.H. Asep saefuddin Halim (Pengasuh Pesantren Amanatul Umah) Mojokerto, KH. Wahib Hasbullah Kebumen, Gus Aziz Jazuli Banten, KH. Nur Ihyak Surabaya, KH. Suparman Abdul Karim Lampung, KH. Abdul Galib Madura, Kh. Ja’far Batu Ampar madura, Dr. KH. Ubaidillah Tamam Rembang, KH. Syaikhurrijal malang, KH Dawam Rembang, KH. Riyad Musofa Sragen, KH. Lukman Pemalang, KH. Syarifudin Tegal, TB. KH. Alawi Bandung, KH. Muharror Demak, Abah Hadi Demak, Gus Rido Purbalingga, KH. Bendo Grobogan, Gus Maryono Banyumas, KH. Mun’im Saleh Madura, Kh. Rofiq Wonosobo, KH. Zabidi Surabaya, KH. Husnu Mufid Surabaya, Abah Ismail Surabaya, Kh. Mustain Mansur Kebumen, KH. Maujud Astari Banten, KH. Hamdan Suhaimi Banten, KH. Abdul Mu’thi Banten, KH. Ghazali Tangerang Selatan, KH. Ihsan Badawi Bekasi, KH. Bagus Lukito Bekasi, KH. Akas Cianjur, KH. Aminuddin Sukabumi, KH. Muhammad Amin Garut, Kh. Abdul Mujib garut, Tubagus Ali Hifni Banten, Gus Zumrani Indramayu, Aang Zaenudin Pandeglang, Diar Mandala Pandegalang dan ribuan ulama NU lainnya.

PWI LS mengusung semangat menjaga dan mereaktualisasikan ajaran Walisongo yang luhur, toleran, dan penuh tenggang rasa sebagai esensi dari Islam Rahmatan Lil ‘alamin. PWI-LS juga memiliki kepedulian yang besar dalam menjaga warisan budaya nasional bangsa Indonesia serta sejarah para leluhur bangsa.

Kehadiran PWI-LS disambut gembira para kiai-kia NU dan para tokoh bangsa karena nilai-nilai yang diusungnya mewakili suara hati warga NU khususnya dan bangsa Indonesia umumnya.

Terkait Kiriman

Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

8 Oktober 2026
Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

23 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

21 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

15 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

4 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

2 September 2026

Info Baru Lainnya

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Membaca Ketidakhadiran Presiden Prabowo Dalam Pengukuhan Pengurus PBNU 2026

Membaca Ketidakhadiran Presiden Prabowo Dalam Pengukuhan Pengurus PBNU 2026

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .