• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Berita

Mengenal Dr. Sugeng Pondang Sugiharto, S.P., M.Eng. Peneliti BRIN yang Namanya Mencuat Terkait Y-DNA Bani Hasyim

Mengenal Dr. Sugeng Pondang Sugiharto, S.P., M.Eng. Peneliti BRIN yang Namanya Mencuat Terkait Y-DNA Bani Hasyim
0
BAGIKAN
11
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Nama Dr. Sugeng Pondang Sugiharto, S.P., M.Eng. belakangan ini kerap menghiasi lini masa media sosial dan forum diskusi publik di Indonesia. Sosok ilmuwan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini mendadak viral setelah pemaparan ilmiahnya yang lugas mengenai analisis DNA (Y-DNA) di tengah polemik nasab klan Ba’alawi.

Namun, siapakah sebenarnya ilmuwan di balik analisis genetika yang menghebohkan publik tersebut? Berikut adalah ulasan biografi ilmiah dan kiprah akademisnya.

Dari Meneliti Pangan hingga Mengulik Meta-Data DNA

Lahir dengan latar belakang sains yang kuat, Dr. Sugeng menempuh pendidikan tingginya di Universitas Gadjah Mada hingga meraih gelar Doktor (PhD) di bidang Food Technology and Processing. Sebelum bertransformasi ke BRIN, ia mengawali rekam jejak panjang risetnya di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Secara kepakaran formal, Dr. Sugeng merupakan ahli di bidang Teknik Pangan (Food Engineering). Ketertarikannya pada pengolahan data biologi yang kompleks kemudian membawanya juga mendalami meta-data genetika populasi dan penelusuran DNA garis keturunan (Y-DNA).

Kombinasi antara ketajaman analisis data kuantitatif dan latar belakang biologi molekuler pangan membuatnya mampu membaca struktur data genetika global dengan sangat jeli.

Rekam Jejak Publikasi Ilmiah Utama

Kredibilitas Dr. Sugeng di dunia akademis tercatat resmi di berbagai platform data ilmiah global. Riset-riset resminya berfokus pada inovasi teknologi pemrosesan pangan tingkat lanjut, di antaranya:

  • Eksplorasi Pasteurisasi Karbon Dioksida Superkritis: Meneliti metode pemurnian dan pasteurisasi canggih menggunakan CO2 superkritis pada suhu hangat untuk menjaga kualitas produk perikanan, seperti ikan nila (Nile Tilapia). Kajian ini dipublikasikan dalam beberapa jurnal seperti Agrointek (2020) dan Journal of Physics (2019).
  • Optimalisasi Pangan Lokal: Terlibat dalam studi kolaboratif (AIMS Agriculture and Food) yang menganalisis sifat fisikokimia dan efisiensi biaya tepung komoditas lokal (kedelai dan jagung) untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Panggung Publik:

Menjelaskan Sains Genetika ke Masyarakat Awam

Di luar laboratorium pangan, nama Dr. Sugeng mencuat ke ranah publik saat ia hadir sebagai narasumber netral dalam diskusi hangat mengenai validitas genetika nasab klan Ba’alawi. Kehadirannya di berbagai program diskusi publik seperti seminar nasab Ba’alwi di UIN Jakarta mencuatkan namanya sebagai peeneliti pioneer dalam genetika Bani Hasyim di Indonesia. Apalagi ketika ia diundang sebagai pembicara dalam siniar populer Bisikan Rhoma di kanal YouTube Rhoma Irama menarik perhatian jutaan pasang mata.

Dalam kapasitasnya sebagai analis data biologi, Dr. Sugeng menerjemahkan data-data genetika yang rumit (seperti sebaran haplogroup G-M201) menjadi penjelasan yang objektif dan mudah dipahami masyarakat awam.

Ulasan DNA klan Ba’alawi yang ia sampaikan merupakan meta-analisis berbasis data publik global (seperti database FamilyTreeDNA).
Melalui pendekatan sains yang tenang dan berbasis data, Dr. Sugeng Sugiharto berhasil menunjukkan bagaimana metode ilmiah dapat menjadi instrumen penting dalam menjembatani kebenaran sejarah dan data genetika di ruang publik. (Din)

Terkait Kiriman

Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

3 Oktober 2026
Susunan Lengkap PBNU 2026–2031: Syuriyah, A’wan hingga Tanfidziyah

Susunan Lengkap PBNU 2026–2031: Syuriyah, A’wan hingga Tanfidziyah

1 Oktober 2026
Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

23 September 2026
Membaca Buku Fiqih Mistis Karya KH. Alawi Nurul Alam Al-Bantani

Membaca Buku Fiqih Mistis Karya KH. Alawi Nurul Alam Al-Bantani

13 September 2026
Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

13 September 2026
Akademisi Irak Dr Yasin Al-Kalidar Batalkan Nasab Ba’alwi Hadramaut, dan Peringatkan Pendukung Ba’alwi Mendapat Laknat Allah

Akademisi Irak Dr Yasin Al-Kalidar Batalkan Nasab Ba’alwi Hadramaut, dan Peringatkan Pendukung Ba’alwi Mendapat Laknat Allah

13 September 2026

Info Baru Lainnya

Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

3 Oktober 2026
Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

1 Oktober 2026
Susunan Lengkap PBNU 2026–2031: Syuriyah, A’wan hingga Tanfidziyah

Susunan Lengkap PBNU 2026–2031: Syuriyah, A’wan hingga Tanfidziyah

1 Oktober 2026
BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

28 September 2026
Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

23 September 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .