• About Us
  • Privacy Policy
  • Contact
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Tekno
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Keislaman
Beranda Lain-lain

Sejumlah Pihak Tolak Kehadiran Rizieq Shihab di Kemang, Dukung Penuh Acara Haul

oleh Admin
16 Juni 2025
dalam Lain-lain
Waktu baca: 3 menit baca
A A
0
BAGIKAN
64
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Kemang, Bogor – Rencana kehadiran Habib Rizieq Shihab dalam acara Haul KH. Ahmad Hasyim pada 22 Juni 2025 di Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, menuai penolakan dari berbagai tokoh masyarakat dan organisasi. Warga menilai kehadiran tokoh kontroversial seperti Rizieq Shihab dapat mencoreng kekhidmatan haul dan memecah belah persatuan umat.

KH. Ahmad Hasyim dikenal sebagai ulama kharismatik yang dihormati masyarakat sebagai guru dan panutan. Namun, rencana menghadirkan tokoh-tokoh bermasalah dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai keteladanan yang seharusnya dijunjung dalam haul.

“Rizieq Shihab bukanlah tokoh yang layak hadir di haul seorang tokoh. Walaupun semasa hidup almarhum mungkin memiliki hubungan baik, namun kehadiran beliau justru berpotensi merusak kekhusyukan acara. Nama Rizieq kerap dikaitkan dengan provokasi, konflik nasab, hingga penghinaan terhadap para ulama kita, termasuk KH. Abdurrahman Wahid dan KH. Said Aqil Siradj,” ujar Ustaz Ahmad Suhadi, tokoh masyarakat Desa Pondok Udik sekaligus penasehat Pejuang Wali Songo dan Laskar Sabilillah (PWI-LS) Kabupaten Bogor.

Ia juga menyayangkan keputusan panitia yang justru mengundang figur-figur yang dinilai kontroversial. Bahkan, ia menyoroti peran Ketua MUI Desa Pondok Udik, Ustaz Samsudin, yang disebut sebagai salah satu penanggung jawab acara.

“Sebagai pengurus MUI, semestinya menjaga netralitas dan berpikir jernih. Apalagi sosok Ba’Alwi yang turut dihadirkan juga punya rekam jejak kontroversial, bahkan sejak masa kolonial,” tambah Suhadi.

Penolakan senada datang dari Asep Mulyadi, Ketua Aliansi Ormas Kecamatan Kemang. Ia menegaskan bahwa haul adalah acara sakral, bukan ruang untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Kami tidak ingin wilayah kami yang damai menjadi kacau karena kehadiran Rizieq Shihab. Untuk apa dihadirkan dalam acara haul yang penuh nilai?” tegas Asep.

Sementara itu, Kyai Ruslan selaku Ketua PWI-LS Kabupaten Bogor menekankan pentingnya menjaga marwah haul dan mimbar-mimbar keagamaan dari tokoh-tokoh yang dinilai merusak citra Islam.

“Islam bukan agama pemarah dan provokatif. Tapi jika mereka yang ceramah, kesannya justru sebaliknya, Islam jadi tampak penuh kebencian. Kami menolak kehadiran Rizieq bukan karena suka atau tidak suka, tapi demi menjaga kesakralan acara dan persatuan umat,” ujarnya.

Ia juga memperingatkan bahwa jika Rizieq tetap dihadirkan dan diberi panggung orasi yang memecah belah, masyarakat tak segan menggelar aksi protes.

“Kami berharap ke depan panitia kegiatan keagamaan lebih selektif dalam memilih narasumber. Haul bukanlah panggung politik identitas atau ajang klaim nasab,” tegas Kyai Ruslan.

Penolakan juga datang dari pimpinan Pesantren Roudlotul Ibtida, Ustaz Miftahudin. Ia mengungkapkan kekhawatirannya atas potensi kegaduhan jika Rizieq hadir.

“Kami ingin Kemang tetap kondusif. Jangan hadirkan penceramah provokatif yang memecah belah umat,” kata Miftahudin.

Senada dengan itu, Ustaz Taufiq Hidayat, Komandan Laskar Walisongo yang akrab disapa Abi, menolak keras kehadiran Rizieq Shihab.

“Kami tak ingin terjadi gejolak. Jika masih diberi panggung untuk memprovokasi masyarakat, kami (PWI-LS) tidak akan tinggal diam,” ujarnya.

Masyarakat Kecamatan Kemang dan sekitarnya kini mendesak panitia haul untuk membatalkan undangan terhadap tokoh-tokoh bermasalah dan mengembalikan ruh haul sebagai ruang berkah, silaturahmi, serta penghormatan terhadap warisan ilmu dan akhlak para ulama.

Artikel Terkait

Profil Negatif Para Imigran Yaman Dari Masa Ke Masa

Ketua DMI Banten, KH Bunyamin Hafiz: Masjid Harus Menjadi Pusat Peradaban

Forum Kajian Genealogis, Pemikiran dan Sejarah (FKGPS)

TerkaitArtikel

Lain-lain

Profil Negatif Para Imigran Yaman Dari Masa Ke Masa

oleh Admin
8 Oktober 2025
0
66

Oleh: KRT. Faqih Wirahadiningrat Imigran Yaman datang bergelombang ke Nusantara, namun yang paling massif adalah setelah Perang Diponegoro (1930-an). Mereka...

Baca lebihDetails

Ketua DMI Banten, KH Bunyamin Hafiz: Masjid Harus Menjadi Pusat Peradaban

4 Juni 2025
25

Forum Kajian Genealogis, Pemikiran dan Sejarah (FKGPS)

3 Juni 2025
272

Terbaru

Opini

POLEMIK TAMBANG NU: NABI MENOLAK, PBNU JUSTRU MENERIMA

oleh Admin
25 Januari 2026
0
11

وَإِذَا رَأَيْتَ الْعَالِمَ يُحِبُّ الدُّنْيَا فَاعْلَمْ أَنَّهُ لِصٌّ “ Jika engkau melihat seorang alim mencintai dunia, maka ketahuilah bahwa ia...

Baca lebihDetails

POLEMIK TAMBANG NU: NABI MENOLAK, PBNU JUSTRU MENERIMA

Sowan CCKI ke Cidahu, Abuya Muhtadi Tegaskan: “Nggak Ada Habib Yang Cucu Nabi”

DNA Berhaplogroup G, Apakah Klan Ba’Alwi Keturunan Budak Bani Hasyim?

Haul ke-345 Raden Aria Wangsakara: Banten Bergema dengan Semangat Sang Pahlawan

Hikmah Perseteruan Rais Aam & Ketum PBNU: Pelajaran Tentang Husnudzon, Keadilan, dan Sikap Beragama

Mendukung Tesis KH. Imaduddin Utsman Terhadap Nasab Ba’alawi

Prev Next

BeritaPopuler

Dilaporkan, Gus Fuad Banjir Dukungan Pribumi Nusantara

oleh Admin
30 Maret 2025
0
556

Panitia Haul Syekh Nawawi Al-Bantani ke-132: Tepis Isu Miring Didanai PIK 2

oleh Admin
24 April 2025
0
431

Rizieq Shihab Dilaporkan Ke Polres Banyuwangi

oleh Admin
14 April 2025
0
429

newsky.id

Copyright © 2025

Navigasi

  • Nasional
  • Tekno
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Keislaman

Ikuti Kami

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

Copyright © 2025