• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Berita

Haul Tubagus Angke: Meluruskan Sejarah Islam Nusantara dan Menguatkan Persaudaraan Jakarta

HUT Jakarta Ke-498, Ngaji Sejarah: Bedah Literasi, Haul Tubagus Angke Bukti Jakarta Punya Leluhur Hebat
0
BAGIKAN
52
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 22 Juni 2025 – Memperingati Hari Ulang Tahun Kota Jakarta ke-498, Masjid Jami’ Angke Al-Anwar, Kelurahan Angke, Jakarta Barat, menggelar acara spiritual dan budaya Haul Pangeran Tubagus Angke (Ki Gede Bagus Angke). Kegiatan ini dirangkai dengan Bedah Literasi, doa bersama, dan ziarah ke Makam Keramat Ki Gede Bagus Angke yang terletak di komplek masjid tersebut.

Acara yang mengusung tema “Dengan Hati yang Ikhlas, Keberkahan Terpancarnya Kebersamaan, Memperkuat Persaudaraan, Membentuk Insan yang Mulia” ini dihadiri oleh sejumlah tokoh lintas wilayah dan lembaga adat, di antaranya:

  • Pangersa Raden Agus Al Imron Al Bantani Al Jakarta, Dewan Pembina Majelis Angke Jayakarta II dan Shohibul Ijazah Ratib Kamilah Nusantara.
  • Pangeran Adipati Raja Barik Barlian Suro Wiyoto, S.H., M.H., Pemangku Adat Keraton Jipang, Cepu Blora.
  • Tubagus Mogi Nurfadhil Satya Tirtayasa, Ketua Umum Robithoh Babab Kebantenan, Lembaga Kekancingan Babad Kesultanan Banten.
  • Raden Muhammad Irfanata Diharja Mertakusuma, Sohibul Maqom Keramat Ki Gede Bagus Angke.
  • Abah H. Maung Hercules Rosario Marshal, Ketua Umum GRIB Jaya.
  • Bunda Fahira Idris, Anggota DPD RI dan Ketua Umum Bang Japar.
  • KH. Ahmad Mukhlis Fadil, Ketua DPW PWILS DKI Jakarta sekaligus Pimpinan Ponpes Al Sholihin Al Abror.
  • Firmansyah, S.E., M.M., Lurah Angke.
  • H. Yustiar, sesepuh Angke Kecamatan Tambora.

Bedah Literasi dan Koreksi Sejarah Islam Nusantara

Dalam sesi Bedah Literasi, Tubagus Mogi Nurfadhil Satya Tirtayasa menekankan pentingnya pelurusan sejarah Islam Nusantara. Ia menjelaskan bahwa Islam telah tersebar luas di berbagai wilayah Nusantara sebelum kedatangan ulama Ba‘Alawi pada abad ke-18 dan 19 Masehi.

“Sebelum kedatangan Ba‘Alawi, keluarga besar Wali Songo yang bukan dari jalur Ba‘Alawi sudah menyebarkan Islam dan membangun peradaban masyarakat lokal. Salah satunya adalah Tubagus Angke dan leluhur di sekitarnya,” tegasnya.

Ia juga mengkritisi klaim naratif bahwa tanpa Ba‘Alawi masyarakat Nusantara masih menyembah pohon dan batu.

“Narasi seperti itu bukan hanya tidak tepat secara histori, tetapi juga merendahkan jasa besar para ulama awal non-Ba‘Alawi,” tambahnya.

Penjelasan ini menegaskan bahwa penyebaran Islam di Nusantara adalah hasil kolaborasi banyak ulama pribumi dan imigran, bukan monopoli satu garis keturunan tertentu.


Penyerahan Dokumen Silsilah dan Pengakuan Leluhur

Dalam momen bersejarah tersebut, Lembaga Kekancingan Babad Kesultanan Banten melalui Tubagus Mogi Nurfadhil Satya Tirtayasa menyerahkan dokumen silsilah nasab kepada Raden Muhammad Irfanata Diharja Mertakusuma selaku Sohibul Maqom Keramat Ki Gede Bagus Angke.

Penyerahan ini menjadi simbol penghormatan atas amanah penjagaan maqom serta pengakuan garis keturunan yang masih lestari hingga kini. KH. Ahmad Mukhlis Fadil, pimpinan Ponpes Al Sholihin Al Abror dan Ketua DPW PWILS DKI Jakarta, turut mendampingi prosesi tersebut sebagai bentuk dukungan atas pelestarian nilai sejarah dan spiritual warisan para wali dan ulama Nusantara.


Rangkaian Acara dan Spirit Kebangkitan

Kegiatan haul dimulai dengan pembacaan Ratib Kamilah, manaqib, tausiyah sejarah, hingga ziarah bersama di kompleks makam. Seluruh rangkaian berlangsung khidmat, meneguhkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap warisan leluhur.

Acara ini dinilai memiliki dampak strategis bagi kebangkitan kesadaran sejarah masyarakat Betawi-Banten, di antaranya:

  1. Meluruskan sejarah Islam Nusantara tanpa bias narasi tunggal.
  2. Menghargai kontribusi ulama lokal dan Wali Songo sebagai pionir Islamisasi.
  3. Menegaskan pentingnya kolaborasi keilmuan dan spiritual dalam membangun peradaban.
  4. Menghindari kultus nasab yang memicu eksklusivisme dalam kehidupan beragama.

Kesimpulan: Menguatkan Identitas dan Persaudaraan

Melalui haul dan bedah literasi ini, generasi muda diingatkan bahwa penguatan identitas dan persaudaraan lahir dari pemahaman sejarah yang benar. Jakarta boleh tumbuh sebagai kota metropolitan global, namun akarnya sebagai tanah perjuangan ulama dan leluhur Betawi-Banten tidak boleh terputus.

“Acara seperti ini menjadi bukti bahwa Jakarta masih memiliki akar spiritual dan budaya yang kuat, serta menjadi momentum untuk menyatukan sejarah, agama, dan persaudaraan lintas generasi,” pungkas KH. Ahmad Mukhlis Fadil.

Terkait Kiriman

Membaca Buku Fiqih Mistis Karya KH. Alawi Nurul Alam Al-Bantani

Membaca Buku Fiqih Mistis Karya KH. Alawi Nurul Alam Al-Bantani

13 September 2026
Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

13 September 2026
Akademisi Irak Dr Yasin Al-Kalidar Batalkan Nasab Ba’alwi Hadramaut, dan Peringatkan Pendukung Ba’alwi Mendapat Laknat Allah

Akademisi Irak Dr Yasin Al-Kalidar Batalkan Nasab Ba’alwi Hadramaut, dan Peringatkan Pendukung Ba’alwi Mendapat Laknat Allah

13 September 2026
KH. Ahmad Mahrussilah: Museum Raden Aria Wangsakara Harus Jadi Pusat Pendidikan Sejarah dan Keteladanan Ulama Pejuang

KH. Ahmad Mahrussilah: Museum Raden Aria Wangsakara Harus Jadi Pusat Pendidikan Sejarah dan Keteladanan Ulama Pejuang

12 September 2026
Pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara: R.Tb. M. Nurfadhil Tirtayasa Bersama KH. Taqiyudin Turut Serta Dalam Peletakan Batu Pertama

Pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara: R.Tb. M. Nurfadhil Tirtayasa Bersama KH. Taqiyudin Turut Serta Dalam Peletakan Batu Pertama

12 September 2026
Gus Rafi Batalkan Nasab Baalwi Berdasar Kitab Internal Ba’alwi

Gus Rafi Batalkan Nasab Baalwi Berdasar Kitab Internal Ba’alwi

11 September 2026

Info Baru Lainnya

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Kiai Hasan Sahal Gontor, Kiai Keturunan Sunan Gunung Jati Yang Sedang Viral: Kiai Palsu, Santri Palsu, Pesantren Palsu

21 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

21 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

15 September 2026
Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

“Laknat Allah, Malaikat, dan Manusia”: Telaah atas Pemaknaan Hadis dalam Polemik Nasab Ba Alwi

15 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Klan Ba’alawi Melamar Putri Kiai, Ditolak Keluarga Jauh Dengan Alasan Kafa’ah: Nikah Tetap Sah?

14 September 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .