• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Berita

Buku Baru K.H. Imaduddin: Mengapa Penting Mengetahui Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Buku Baru K.H. Imaduddin: Mengapa Penting Mengetahui Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW
0
BAGIKAN
17
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter
Dalam tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama, setiap gagasan besar selalu berdiri di atas pijakan: data, nalar, dan adab kepada kebenaran. Karena itu, ketika sebuah karya muncul membawa penelitian sejarah, filologi, dan genetika yang mendalam, ia tak sekadar hadir sebagai buku—tetapi sebagai undangan untuk berpikir jernih, menimbang dengan akal sehat, dan menempatkan fakta di atas glorifikasi. Melalui buku terbarunya, “Mengapa Penting Mengetahui Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW (J-FGC10500 vs. G-Y32613)”, KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani bersama Rifky Zulkarnaen J. Baswara kembali menyodorkan satu diskursus serius yang selama ini jarang disentuh secara ilmiah dan terbuka. Buku ini menjadi bagian dari rangkaian kajian panjang Kiai Imad tentang nasab Ba’alawi—kajian yang tidak berangkat dari emosi, tetapi dari disiplin keilmuan pesantren, sejarah klasik, filologi Timur Tengah, dan data genetik modern. Pendekatan ini menjadikan buku tersebut bukan sekadar opini, tetapi laporan ilmiah yang kaya dengan rujukan dan argumentasi. Dengan bahasa yang lugas dan padat, buku ini merangkum dalil-dalil pembatalan nasab Ba’alawi, menampilkan data DNA haplogroup yang berbeda dengan para Asyraf di Makkah, Madinah, Yaman, Mesir, Irak, hingga keluarga Alawiyin yang otentik. Analisis tersebut disandingkan dengan temuan-temuan historis mengenai konstruksi identitas Ba’alawi dan bagaimana klaim-klaim tersebut bertahan selama berabad-abad. Sebagai buku yang lahir dari tradisi intelektual Ahlussunnah wal-Jama’ah, karya ini tidak hanya mengungkap data, tetapi juga membuka ruang dialog: bagaimana umat memahami nasab secara objektif, bagaimana menjaga kemurnian sejarah, dan bagaimana memposisikan keutamaan seseorang bukan pada garis darah, melainkan akhlak, kontribusi, dan adab. Dalam konteks ini, karya Kiai Imad menjadi bagian dari upaya besar menjaga ketertiban pengetahuan di tengah masyarakat, agar umat tidak tersesat oleh narasi turun-temurun yang terbukti tidak memiliki dasar ilmiah maupun sanad sejarah yang sahih. Buku ini akan sangat berharga bagi peneliti, akademisi, santri, maupun masyarakat umum yang ingin memahami persoalan nasab dengan sudut pandang ilmiah dan penuh tanggung jawab. Melalui karya ini, pesan yang ingin ditegaskan sederhana namun tajam: menegakkan kebenaran bukanlah keberanian yang menakutkan, melainkan amanah yang wajib dijalankan. Dan kejujuran ilmiah adalah warisan terbaik yang bisa ditinggalkan untuk generasi mendatang. Informasi Pemesanan Buku Karya: “Mengapa Penting Mengetahui Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW (J-FGC10500 vs. G-Y32613)” Penulis:
  1. K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani
  2. Rifky Zulkarnaen J. Baswara
Jumlah halaman: 296 hlm. Harga: Rp 100.000 (belum termasuk ongkir) Pemesanan: Hubungi Abu Sultan 📞 +62 838-1362-9224 Sajian ilmiah yang rapi, padat, dan jujur ini layak menjadi koleksi dan rujukan bagi siapa pun yang ingin memahami sejarah dengan terang dan tanpa beban.

Terkait Kiriman

Posko Mudik DMI 1447 H Hadir di Kramatwatu Serang, Sediakan Tempat Istirahat hingga Tukang Pijat

PD DMI Kab. Serang Buka Posko Mudik 1447 H di Alun-Alun Kramatwatu, KH Bunyamin Hafiz: Dari Masjid untuk Indonesia

14 Maret 2026
Posko Mudik DMI 1447 H Hadir di Kramatwatu Serang, Sediakan Tempat Istirahat hingga Tukang Pijat

Posko Mudik DMI 1447 H Hadir di Kramatwatu Serang, Sediakan Tempat Istirahat hingga Tukang Pijat

14 Maret 2026
PWI LS Purwokerto Kidul dan Pemuda Pancasila Gelar Aksi Berbagi Takjil di Banyumas

PWI LS Purwokerto Kidul dan Pemuda Pancasila Gelar Aksi Berbagi Takjil di Banyumas

13 Maret 2026
Tokoh, Ulama dan Budayawan Banten Gelar Buka Bersama di Ponpes NU Cempaka

Tokoh, Ulama dan Budayawan Banten Gelar Buka Bersama di Ponpes NU Cempaka

13 Maret 2026
PWILS Sumbang Banyumas Bagikan Takjil ke Pengendara di Bulan Ramadhan

PWILS Sumbang Banyumas Bagikan Takjil ke Pengendara di Bulan Ramadhan

12 Maret 2026
Ramadhan Berkah, PWILS Klaten Gelar Buka Bersama dan Salurkan Zakat Mal

Ramadhan Berkah, PWILS Klaten Gelar Buka Bersama dan Salurkan Zakat Mal

11 Maret 2026

Info Baru Lainnya

Posko Mudik DMI 1447 H Hadir di Kramatwatu Serang, Sediakan Tempat Istirahat hingga Tukang Pijat

PD DMI Kab. Serang Buka Posko Mudik 1447 H di Alun-Alun Kramatwatu, KH Bunyamin Hafiz: Dari Masjid untuk Indonesia

14 Maret 2026
Posko Mudik DMI 1447 H Hadir di Kramatwatu Serang, Sediakan Tempat Istirahat hingga Tukang Pijat

Posko Mudik DMI 1447 H Hadir di Kramatwatu Serang, Sediakan Tempat Istirahat hingga Tukang Pijat

14 Maret 2026
PWI LS Purwokerto Kidul dan Pemuda Pancasila Gelar Aksi Berbagi Takjil di Banyumas

PWI LS Purwokerto Kidul dan Pemuda Pancasila Gelar Aksi Berbagi Takjil di Banyumas

13 Maret 2026
Tokoh, Ulama dan Budayawan Banten Gelar Buka Bersama di Ponpes NU Cempaka

Tokoh, Ulama dan Budayawan Banten Gelar Buka Bersama di Ponpes NU Cempaka

13 Maret 2026
PWILS Sumbang Banyumas Bagikan Takjil ke Pengendara di Bulan Ramadhan

PWILS Sumbang Banyumas Bagikan Takjil ke Pengendara di Bulan Ramadhan

12 Maret 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .