• About Us
  • Privacy Policy
  • Contact
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Tekno
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Keislaman
Beranda Nasional Kebangsaan

Habib Ali Bin Abdurrahman Kwitang Peraih Tanda Penghargaan Dari Penjajah Belanda

oleh Admin
27 Juli 2025
dalam Kebangsaan
Waktu baca: 1 menit baca
A A
0
BAGIKAN
19
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Masyarakat mungkin sudah familiar dengan sosok Habib Utsman bin Yahya, keturunan imigran Yaman yang terkenal dengan tanda atau lencana penghargaan yang ia dapatkan dari pemerintah penjajah Belanda. Tetapi banyak yang belum mengetahui bahwa selain Utsman bin Yahya ada seorang habib juga yang mendapatkan lencana tanda penghargaan dari pemerintah penjajah Belanda atas jasa-jasanya terhadap penjajah, ia adalah Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi dari Kwitang Jakarta Pusat. Panggilan habib sendiri berarti bahwa ia adalah seseorang dari marga Ba’alwi Yaman bukan berarti ia adalah keturunan Rasulullah seperti banyak disalah fahami orang.

Habib Ali Kwitang, demikian ia lebih di kenal mendapatkan tanda penghargaan dari pemerintah penjajah Belanda berdasar sebuah foto yang ditampilkan dalam Digital Collection of Leiden University Libraries, Southeast Asian & Caribbean Image (KITLV) 115127. Foto Habib Ali Kwitang itu dibubuhi tandatangan dari Habib Ali sendiri dan diproduksi tahun 1936 M.

Dalam foto itu Habib Ali Kwitang tampak mengenakan dua lencana, lencana pertama berlatar bintang 11 atau 12 sudut yang belum diketahui dari mana ia mendaptaknannya. Sedangkan lencana kedua adalah lencana dari pemerintah kerajaan Belanda yang berupa salib. Lencana seperti itu terdaftar sebagai salah satu dari lencana penghargaan yang diberikan oleh pemerintah penjajah kerajaan Belanda.

Lencana itu dikenal dengan nama lencana Huisorde van de Gouden Leeuw van Nassau atau Orde Singa Emas Wangsa Nassau. Lencana seperti itu diberikan sebagai penghargaan atau hadiah pribadi dari penguasa monarki Belanda kepada seseorang yang telah dikenal atas jasa spesial bagi keluarga atau wangsa kerajaan.

Artikel Terkait

Klaim Nasab KRT Sumadiningrat: Beranikah Rumail Abbas dan Pihak Luthfi bin Yahya Hadapi Dialog Ilmiah Terbuka?

Kekacauan di Pemalang: PNIB Serukan Penangkapan Rizieq Shihab Setelah Bentrokan FPI dan Laskar Walisongo

Kenapa Umat Islam Indonesia Berbondong-bondong Tinggalkan Para Habaib?

Meninjau Kembali Peran Sultan Hamid II dalam Desain Lambang Negara: Antara Realitas Historis dan Mitologi Politik

Tagar: antek belandaantek penjajahHabib Ali Bin Abdurrahman Kwitanghabib ali kwitanglencana belandamurid utsman bin yahya antek belandaraih tanda Penghargaan dari Penjajah Belandaulama suutsman sahabat snouck

TerkaitArtikel

Berita

Klaim Nasab KRT Sumadiningrat: Beranikah Rumail Abbas dan Pihak Luthfi bin Yahya Hadapi Dialog Ilmiah Terbuka?

oleh Admin
10 Agustus 2025
0
120

Yogyakarta — Tantangan terbuka yang dilontarkan Muhammad Yaser Arafat bak "surat undangan” untuk adu data di meja sejarah. Peneliti sejarah...

Baca lebihDetails

Kekacauan di Pemalang: PNIB Serukan Penangkapan Rizieq Shihab Setelah Bentrokan FPI dan Laskar Walisongo

24 Juli 2025
88

Kenapa Umat Islam Indonesia Berbondong-bondong Tinggalkan Para Habaib?

5 Juli 2025
124

Meninjau Kembali Peran Sultan Hamid II dalam Desain Lambang Negara: Antara Realitas Historis dan Mitologi Politik

3 Juli 2025
33

Haul Tubagus Angke: Meluruskan Sejarah Islam Nusantara dan Menguatkan Persaudaraan Jakarta

2 Juli 2025
49

HUT Jakarta Ke-498, Ngaji Sejarah: Bedah Literasi, Haul Tubagus Angke Bukti Jakarta Punya Leluhur Hebat

2 Juli 2025
58

Terbaru

Opini

POLEMIK TAMBANG NU: NABI MENOLAK, PBNU JUSTRU MENERIMA

oleh Admin
25 Januari 2026
0
7

وَإِذَا رَأَيْتَ الْعَالِمَ يُحِبُّ الدُّنْيَا فَاعْلَمْ أَنَّهُ لِصٌّ “ Jika engkau melihat seorang alim mencintai dunia, maka ketahuilah bahwa ia...

Baca lebihDetails

POLEMIK TAMBANG NU: NABI MENOLAK, PBNU JUSTRU MENERIMA

Sowan CCKI ke Cidahu, Abuya Muhtadi Tegaskan: “Nggak Ada Habib Yang Cucu Nabi”

DNA Berhaplogroup G, Apakah Klan Ba’Alwi Keturunan Budak Bani Hasyim?

Haul ke-345 Raden Aria Wangsakara: Banten Bergema dengan Semangat Sang Pahlawan

Hikmah Perseteruan Rais Aam & Ketum PBNU: Pelajaran Tentang Husnudzon, Keadilan, dan Sikap Beragama

Mendukung Tesis KH. Imaduddin Utsman Terhadap Nasab Ba’alawi

Prev Next

BeritaPopuler

Dilaporkan, Gus Fuad Banjir Dukungan Pribumi Nusantara

oleh Admin
30 Maret 2025
0
556

Panitia Haul Syekh Nawawi Al-Bantani ke-132: Tepis Isu Miring Didanai PIK 2

oleh Admin
24 April 2025
0
431

Rizieq Shihab Dilaporkan Ke Polres Banyuwangi

oleh Admin
14 April 2025
0
429

newsky.id

Copyright © 2025

Navigasi

  • Nasional
  • Tekno
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Keislaman

Ikuti Kami

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

Copyright © 2025