• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Keislaman

Habib Ba Alwi Melecehkan Ibadah Haji dan Umrah di Kitab Tadzkirunnas

Habib Ba Alwi Melecehkan Ibadah Haji dan Umrah di Kitab Tadzkirunnas
0
BAGIKAN
38
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Peneliti manuskrip dan kitab sejarah asal Surabaya, KH Nur Ihya Hadinegoro, menyoroti tajam isi kitab Tadzkirunnas yang memuat kumpulan Kalam Habib Ahmad bin Hasan Al Attas. Pada halaman 258-259 kitab tersebut, ditemukan narasi yang dinilai sangat melukai dan melecehkan kedudukan ibadah haji dan umrah sebagai rukun Islam.

Dalam tulisannya, KH Nur Ihya membedah dialog antara Habib Umar bin Abdurrahman Al Attas (penyusun Ratib Al Attas) dengan muridnya, Syekh Ali Baros. Saat membahas ibadah haji, Habib Umar terekam berkata:

“Sekantong air yang engkau berikan untuk anak-anakku itu lebih baik daripada 600 kali ibadah haji dan umroh yang diterima oleh Allah SWT.”

Menyikapi teks ini, KH Nur Ihya menegaskan bahwa ini bukan sekadar persoalan fadhilah (keutamaan) amal, melainkan bentuk pendegradasian syariat yang nyata.

“Mengatakan pemberian sekantong air kepada anak seorang habib lebih baik dari 600 kali haji yang mabrur (diterima Allah) adalah ucapan yang melampaui batas. Ini pelecehan terhadap rukun Islam kelima yang diperintahkan langsung oleh Allah dalam Al-Qur’an,” ujar KH Nur Ihya.

Teks dalam kitab kitab Tadzkirunnas (h.258-259)
Teks dalam kitab kitab Tadzkirunnas (h.258-259)

Beliau menambahkan, setelah melakukan penelusuran mendalam, model ucapan yang merendahkan ibadah mahdah demi mengangkat derajat personal seperti ini tidak ditemukan dalam literatur kitab kuning peninggalan ulama-ulama salafus shalih manapun.

“Bahkan dalam literatur Syiah sekalipun, kami tidak menemukan perbandingan yang se-ekstrem ini. Narasi semacam ini tampaknya hanya muncul dalam literatur khusus kalangan Ba Alwi,” jelasnya.

KH Nur Ihya menekankan bahwa upaya meluruskan hal ini sangat mendesak demi menjaga akidah dan syariah umat dari distorsi pemahaman sufistik yang kebablasan, yang dapat menjerumuskan pada fitnah agama. (KD)

Terkait Kiriman

Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

8 Oktober 2026
Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

1 Oktober 2026
BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

28 September 2026
Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

23 September 2026
Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Kiai Hasan Sahal Gontor, Kiai Keturunan Sunan Gunung Jati Yang Sedang Viral: Kiai Palsu, Santri Palsu, Pesantren Palsu

21 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

21 September 2026

Info Baru Lainnya

RMI PWNU BANTEN DORONG SINERGI PEMBERDAYAAN PESANTREN, SAMBUT POSITIF RENCANA PERGUB BANTEN

RMI PWNU BANTEN DORONG SINERGI PEMBERDAYAAN PESANTREN, SAMBUT POSITIF RENCANA PERGUB BANTEN

9 Oktober 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

8 Oktober 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

3 Oktober 2026
Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

1 Oktober 2026
Susunan Lengkap PBNU 2026–2031: Syuriyah, A’wan hingga Tanfidziyah

Susunan Lengkap PBNU 2026–2031: Syuriyah, A’wan hingga Tanfidziyah

1 Oktober 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .