• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Sejarah

Menolak Pengaburan Sejarah: Membela Marwah Leluhur di Winongan dan Keadilan Hukum

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil Yang Dibelokkan
0
BAGIKAN
3
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: TB. M. Nurfadhil Satya Al Bantani

Pada Rabu, 15 April 2026, KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani bersama saya berkesempatan bersilaturahmi kepada KH. Salim Cilacap, salah satu trah dan ahli waris Kanjeng Sunan Ampel. Pertemuan ini menjadi momen penting karena mengungkap berbagai manuskrip dan data autentik primer yang sezaman dengan era Kanjeng Sunan Ampel beserta anak cucu keturunannya.

(Link Video: https://youtu.be/kZdzKbrY_6E?si=-G5SfoqhdITjXavI)

Bukti-bukti historis tersebut secara faktual menegaskan rekam jejak karya dan peninggalan Sunan Ampel serta Sunan Drajat. Fakta ini menguatkan bahwa kiprah dakwah penyebaran Islam di Nusantara, khususnya di Tanah Jawa, digerakkan oleh para Walisongo dan keturunannya yang memiliki akar sejarah yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Hal ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai klaim nasab dari pihak Ba’alwi yang kerap dinarasikan secara masif, namun nihil dukungan data autentik primer yang sezaman.

Namun, sangat disayangkan bahwa warisan sejarah berbasis data ini tengah menghadapi ujian keprihatinan. Di Pemakaman Umum Winongan, Pasuruan misalnya, terdapat dugaan tindakan pengaburan sejarah di mana makam leluhur keturunan dari Sunan Ampel ditimpa atau ditutup oleh makam oknum Ba’Alwi secara sepihak. Nama-nama leluhur yang dicetak tebal/berbintang dalam silsilah di bawah ini adalah Shohibul Maqam di Winongan yang makamnya terdampak oleh insiden tersebut.

Lebih memprihatinkan lagi, upaya untuk membela kebenaran dan menjaga marwah leluhur yang dilakukan oleh tokoh masyarakat seperti Gus Tom dan Gus Puja, justru berujung pada proses hukum. Mereka divonis melakukan pelanggaran terkait pembangunan cungkup makam di area tersebut. Kami sangat menyayangkan proses hukum ini dan berharap keadilan tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Nastaghfirullah wa Na’udzu billah min dzalik.

Silsilah Keturunan Sunan Ampel pada Shohibul Maqam Winongan:

  1. Kanjeng Sunan Ampel R. Ali Rahmatulloh; berputra
  2. Kanjeng Sunan Derajat R. Qosim; berputra
  3. Syeikh Mawlana R. Muhammad Arif; berputra
  4. R.M. Muhammad Pangeran Suryo Anom; berputra
  5. R. M. Ibrahim; berputra
  6. R. M. Syarifuddin; berputra
  7. R. M. Sulaiman; berputra
  8. R. M. Syeikh Abu Dzarrin; berputra
  9. R.M. Hasan Muhammadun Serambi Winongan*, berputra
  10. R. M. Kyai Sofyan; berputri
  11. Raden Ayu Ummi Kulsum; berputri
  12. Raden Ayu Siti Rahmah; berputra
  13. R. M. Kyai Sholeh; berputra
  14. R. M. Kyai Musa Serambi Winongan*, berputra
  15. R. M. KH. Sholeh Serambi Winongan*

اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ، لَهُمُ الْفَاتِحَةُ Allahummaghfir lahum warhamhum wa ‘aafihim wa‘fu ‘anhum, lahumul faatihah. (Ya Allah, ampunilah mereka, rahmatilah mereka, berikanlah keselamatan/kesejahteraan kepada mereka, dan maafkanlah mereka. Untuk mereka kami hadiahkan bacaan Al-Fatihah.) Aamiin YRA.

Pesan kami kepada aparat penegak hukum: tegakkanlah keadilan dengan nurani dan seadil-adilnya. Kepada pihak-pihak yang kerap memaksakan narasi sepihak: mari kembali pada kebenaran berbasis data dan bukti sejarah serta hentikan tindakan yang merugikan pihak lain. Dan kepada umat: mari tingkatkan literasi sejarah, tetap waspada, dan istiqamah dalam amar ma’ruf nahi munkar dengan cara yang beradab dan berilmu.

Terkait Kiriman

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil Yang Dibelokkan

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil Yang Dibelokkan

16 April 2026
Klan Habib Baalwi: Komunikasi Inter-Kultur atau Inter-Makhluk?

Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

10 April 2026
Foto: Indonesiakaya.com

Rizieq Syihab Mengaku Keturunan Si Pitung, Data Sezaman: Si Pitung Mencuri Setrika Baju

6 April 2026
KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

KH. Ja’far Shadiq Fauzi Madura: Klan Ba’Alwi Memalsukan Nasab Walisongo ke Ba’Alwi

5 Februari 2026
Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba ‘Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia

Bantah Riziq Syihab, Dr. KH Abbas Bili Yahsyi: Habib Ba ‘Alwi Bukan Penyebar Islam di Indonesia

5 Februari 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Ada Sebelas Kemungkinan Kenapa DNA Bani Hasyim Ada Yang Berhaplogrup Bukan J1

22 Januari 2026
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .