Kresek, Tangerang — Sejumlah tokoh ulama, budayawan, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan menghadiri kegiatan buka bersama dan silaturahmi di Pondok Pesantren Salafiyah Nahdlatul Ulum (PPS NU) Cempaka, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini mempertemukan berbagai unsur masyarakat Banten, mulai dari komunitas pemerhati sejarah, tokoh adat, hingga organisasi kemasyarakatan.
Acara tersebut digagas bersama oleh komunitas Babad Kesultanan Banten, Ikatan Keluarga Besar Aria Wangsakara (Ikbar Wangsa), Balai Adat Kearaiaan Tangerang, Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWILS), serta keluarga besar PPS NU Cempaka.
Kegiatan berlangsung di kompleks pesantren yang dipimpin oleh ulama Banten, KH Imaduddin Utsman al-Bantani.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Irjen Pol Ahmad Nur Wahid yang saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Hadir pula KH Ali Taba dari Balai Adat Kearaiaan Tangerang, Wakil Ketua PWNU Banten KH Hamdan Suhaemi, serta Ketua PWILS Kabupaten Tangerang Gunawan bersama jajaran pengurus.
Dari kalangan pemerhati sejarah Banten hadir R.Tb. Mogi Nurfadhil. Sementara itu dari unsur ulama dan tokoh masyarakat hadir KH Taqiyuddin, Rd. Lutfi Abdul Gani, serta KH Mahrusillah dari Ikbar Wangsa. Turut hadir pula tokoh muda Nahdlatul Ulama Banten Didin Syahbudin dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Banten.






Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh keluarga besar Pondok Pesantren Salafiyah Nahdlatul Ulum Cempaka, para santri, serta masyarakat sekitar.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Usai berbuka puasa bersama, para tokoh berdiskusi santai membahas berbagai isu yang berkembang di masyarakat.
Beberapa topik yang mengemuka antara lain terkait sejarah Banten, peran ulama dan tokoh adat dalam menjaga nilai-nilai budaya, hingga dinamika sosial keumatan.
Momentum silaturahmi tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antar tokoh serta meningkatkan sinergi dalam menjaga tradisi, sejarah, dan persatuan masyarakat Banten. (KD)






