• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Internasional

Lebih dari 500.000 Orang Mengungsi di Lebanon Saat Israel Meningkatkan Serangan

Lebih dari 500.000 Orang Mengungsi di Lebanon Saat Israel Meningkatkan Serangan

Asap mengepul dari serangan udara Israel di Dahiyeh, wilayah pinggiran selatan Beirut. [Foto: Hassan Ammar/AP]

0
BAGIKAN
14
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Lebih dari setengah juta warga Lebanon tercatat meninggalkan tempat tinggal mereka setelah konflik kembali memanas antara Israel dan kelompok Hezbollah. Eskalasi ini terjadi setelah meningkatnya ketegangan regional yang berkaitan dengan perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Menteri Urusan Sosial Lebanon, Haneen Sayed, menyampaikan bahwa hingga akhir pekan tercatat sekitar 517.000 orang telah mendaftarkan diri sebagai pengungsi melalui platform daring milik kementeriannya. Dari jumlah tersebut, sekitar 117.228 orang kini tinggal di tempat penampungan yang disediakan pemerintah sejak pertempuran kembali berlangsung pada awal pekan lalu.

Situasi ini berkembang seiring meluasnya operasi militer Israel di Lebanon. Untuk pertama kalinya sejak konflik terbaru pecah, serangan dilaporkan mencapai pusat ibu kota Beirut. Eskalasi tersebut memperburuk dampak kemanusiaan, dengan laporan 394 korban jiwa dalam sepekan, termasuk 83 anak-anak, 42 perempuan, serta sembilan petugas penyelamat, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Publik Lebanon.

Pada Minggu dini hari, sebuah drone Israel dilaporkan menyerang sebuah kamar hotel di kawasan pesisir Raouche. Area tersebut dikenal sebagai destinasi wisata di Beirut dan belakangan juga menjadi lokasi penampungan sementara bagi ribuan warga yang mengungsi dari daerah konflik.

Otoritas kesehatan Lebanon menyebutkan empat orang tewas dan sepuluh lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Sementara itu, militer Israel menyatakan operasi tersebut menargetkan tokoh penting dari pasukan elit Iran. Menurut pernyataan resmi, serangan itu menewaskan lima komandan senior Pasukan Quds, unit operasi luar negeri dari Islamic Revolutionary Guard Corps.

Pihak militer Israel menuduh para komandan tersebut terlibat dalam perencanaan serangan terhadap Israel dari wilayah Lebanon.

Kawasan Raouche sendiri sebelumnya relatif aman selama konflik terakhir antara Israel dan Hezbollah yang berakhir dengan gencatan senjata pada November 2024. Namun, laporan menyebutkan bahwa sejak kesepakatan tersebut tercapai, berbagai pelanggaran terhadap gencatan senjata masih kerap terjadi.

Berita ini dirangkum dari laporan yang dipublikasikan oleh Al Jazeera. (KD)

Terkait Kiriman

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

4 Juni 2026
DNA suku-suku Arab secara pasti J1, dan afiliasinya terkait dengan semua garis keturunan

DNA suku-suku Arab secara pasti J1, dan afiliasinya terkait dengan semua garis keturunan

16 Mei 2026
Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy

14 Mei 2026
Israel Tolak Bayar Iuran Dewan Perdamaian Rp17 Triliun, AS Setujui tanpa Protes

Israel Tolak Bayar Iuran Dewan Perdamaian Rp17 Triliun, AS Setujui tanpa Protes

3 Maret 2026
Tokoh-Tokoh Fiktif Hadramaut Dalam Penyebutan Sejarah

Tokoh-Tokoh Fiktif Hadramaut Dalam Penyebutan Sejarah

11 Desember 2025
Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

1 Agustus 2025

Info Baru Lainnya

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

28 Oktober 2026
KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Membaca Ketidakhadiran Presiden Prabowo Dalam Pengukuhan Pengurus PBNU 2026

Membaca Ketidakhadiran Presiden Prabowo Dalam Pengukuhan Pengurus PBNU 2026

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .