• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Berita

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

Sumber: Tempo

0
BAGIKAN
11
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari ini Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali mengemuka di publik. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan isyarat bahwa pergantian menteri tersebut tinggal menunggu waktu.

Ditemui awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (7/4/2026), seperti dalam laporan kompas.id, Teddy Indra Wijaya hanya mengatakan, “Tunggu aja,” menanggapi pertanyaan seputar reshuffle. Hal ini mengindikasikan adanya kemungkinan perubahan komposisi kabinet dalam waktu dekat.

Menanggapi isu tersebut, K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani (akrab dipanggil Kiai Imad), seorang kiai NU dari Banten yang juga pengasuh Pesantren NU Kresek Banten dan wakil ketua umum PWI-LS, menyambut baik adanya rencana reshuffle kabinet, bahkan menurutnya harus secepatnya terutama menteri-menteri yang diduga terlibat kasus korupsi seperti Nusron Wahid. Menurut Kiai Imad, Presiden Prabowo sudah berkomitmen memberantas korupsi di Indonesia, jangan sampai mempunyai Menteri yang membebani komitmennya itu,

“Presiden Prabowo kan sudah komitmen mau kejar koruptor sampai antartika, ini yang ada di agus salim (kantor ATR) kan deket,” sindirnya.

Menurut Kiai Imad, Nusron Wahid harus direshuffle karena adanya indikasi kuat terkait kasus korupsi kouta haji di mana laporan Tempo ada aliran dana 1 juta dollar ke Zainal Abdidin, staf ahli Nusron Ketika ia menjadi ketua Pansus di 2024 lalu,

“laporan Tempo sudah jelas itu, stafnya Nusron terima duit 1 juta dolar dari Alex. Niyat menerima suapnya sudah ada. Staf ahli gak mungkin dipercaya koruptor untuk terima duit tanpa yakin dia disuruh atasannya”, tegasnya.

Kiai Imad juga mempertanyakan KPK yang memvonis Pansus haji tidak menerima suap. Menurutnya jangan ada kesan KPK mendahului dan tebang pilih. Ia juga menyoroti metode investigasi dilingkungan KPK yang terkesan mengabaikan fakta,

“Yang lucu KPK, proses masih berjalan, sudah vonis Pansus tidak menerima suap. Ini kan komedi. Padahal menurut Tempo uang sudah diterima staf Nusron. Seharusnya KPK kejar itu,” tandasnya.

Menurut Kiai Imad, hasil investigasi Tempo akan membebani Presiden jika Nusron tidak dicopot. Masyrakat akan bertanya-tanya akan keseriusan presiden dalam memberantas korupsi,

“Biarkan KPK seluas-luasnya menangani kasus ini. Zaman medsos ini masyarakat bisa dapat info dari mana saja, termasuk dari Tempo. Jika berita staf sudah menerima uang suap ya harus ditelusuri siapa saja yang sudah menerima. Jangan-jangan pengembalian itu terjadi setelah uang diterima, dan dikembalikan hanya Ketika kasus mencuat. Kepercayaan masyarakat kepada Presiden Prabowo akan hilang jika ada Menteri yang di mata masyarakat diduga kuat terlibat korupsi tetapi masih ada di samping Presiden”. tutupnya

Terkait Kiriman

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

19 Oktober 2026
Direstui Pemprov Banten, PW DMI Siapkan Panjang Mulud sebagai Ikon Wisata Religi Banten

Direstui Pemprov Banten, PW DMI Siapkan Panjang Mulud sebagai Ikon Wisata Religi Banten

17 Oktober 2026

Info Baru Lainnya

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Membaca Ketidakhadiran Presiden Prabowo Dalam Pengukuhan Pengurus PBNU 2026

Membaca Ketidakhadiran Presiden Prabowo Dalam Pengukuhan Pengurus PBNU 2026

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .