• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Nasional Kebangsaan

Habib Ali Bin Abdurrahman Kwitang Peraih Tanda Penghargaan Dari Penjajah Belanda

Habib Ali Bin Abdurrahman Kwitang Peraih Tanda Penghargaan Dari Penjajah Belanda
0
BAGIKAN
20
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Masyarakat mungkin sudah familiar dengan sosok Habib Utsman bin Yahya, keturunan imigran Yaman yang terkenal dengan tanda atau lencana penghargaan yang ia dapatkan dari pemerintah penjajah Belanda. Tetapi banyak yang belum mengetahui bahwa selain Utsman bin Yahya ada seorang habib juga yang mendapatkan lencana tanda penghargaan dari pemerintah penjajah Belanda atas jasa-jasanya terhadap penjajah, ia adalah Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi dari Kwitang Jakarta Pusat. Panggilan habib sendiri berarti bahwa ia adalah seseorang dari marga Ba’alwi Yaman bukan berarti ia adalah keturunan Rasulullah seperti banyak disalah fahami orang.

Habib Ali Kwitang, demikian ia lebih di kenal mendapatkan tanda penghargaan dari pemerintah penjajah Belanda berdasar sebuah foto yang ditampilkan dalam Digital Collection of Leiden University Libraries, Southeast Asian & Caribbean Image (KITLV) 115127. Foto Habib Ali Kwitang itu dibubuhi tandatangan dari Habib Ali sendiri dan diproduksi tahun 1936 M.

Dalam foto itu Habib Ali Kwitang tampak mengenakan dua lencana, lencana pertama berlatar bintang 11 atau 12 sudut yang belum diketahui dari mana ia mendaptaknannya. Sedangkan lencana kedua adalah lencana dari pemerintah kerajaan Belanda yang berupa salib. Lencana seperti itu terdaftar sebagai salah satu dari lencana penghargaan yang diberikan oleh pemerintah penjajah kerajaan Belanda.

Lencana itu dikenal dengan nama lencana Huisorde van de Gouden Leeuw van Nassau atau Orde Singa Emas Wangsa Nassau. Lencana seperti itu diberikan sebagai penghargaan atau hadiah pribadi dari penguasa monarki Belanda kepada seseorang yang telah dikenal atas jasa spesial bagi keluarga atau wangsa kerajaan.

Tagar: antek belandaantek penjajahHabib Ali Bin Abdurrahman Kwitanghabib ali kwitanglencana belandamurid utsman bin yahya antek belandaraih tanda Penghargaan dari Penjajah Belandaulama suutsman sahabat snouck

Terkait Kiriman

Klaim Nasab KRT Sumadiningrat: Beranikah Rumail Abbas dan Pihak Luthfi bin Yahya Hadapi Dialog Ilmiah Terbuka?

Klaim Nasab KRT Sumadiningrat: Beranikah Rumail Abbas dan Pihak Luthfi bin Yahya Hadapi Dialog Ilmiah Terbuka?

10 Agustus 2025
Kekacauan di Pemalang: PNIB Serukan Penangkapan Rizieq Shihab Setelah Bentrokan FPI dan Laskar Walisongo

Kekacauan di Pemalang: PNIB Serukan Penangkapan Rizieq Shihab Setelah Bentrokan FPI dan Laskar Walisongo

5 Agustus 2025
Kenapa Umat Islam Indonesia Berbondong-bondong Tinggalkan Para Habaib?

Kenapa Umat Islam Indonesia Berbondong-bondong Tinggalkan Para Habaib?

5 Juli 2025
Wali Dajjal dan Kultus Nasab: Menyingkap Sistem Penipuan Spiritual di Akhir Zaman

Meninjau Kembali Peran Sultan Hamid II dalam Desain Lambang Negara: Antara Realitas Historis dan Mitologi Politik

24 Juli 2025
HUT Jakarta Ke-498, Ngaji Sejarah: Bedah Literasi, Haul Tubagus Angke Bukti Jakarta Punya Leluhur Hebat

Haul Tubagus Angke: Meluruskan Sejarah Islam Nusantara dan Menguatkan Persaudaraan Jakarta

24 Juli 2025
HUT Jakarta Ke-498, Ngaji Sejarah: Bedah Literasi, Haul Tubagus Angke Bukti Jakarta Punya Leluhur Hebat

HUT Jakarta Ke-498, Ngaji Sejarah: Bedah Literasi, Haul Tubagus Angke Bukti Jakarta Punya Leluhur Hebat

23 November 2025

Info Baru Lainnya

Posko Mudik DMI 1447 H Hadir di Kramatwatu Serang, Sediakan Tempat Istirahat hingga Tukang Pijat

PD DMI Kab. Serang Buka Posko Mudik 1447 H di Alun-Alun Kramatwatu, KH Bunyamin Hafiz: Dari Masjid untuk Indonesia

14 Maret 2026
Posko Mudik DMI 1447 H Hadir di Kramatwatu Serang, Sediakan Tempat Istirahat hingga Tukang Pijat

Posko Mudik DMI 1447 H Hadir di Kramatwatu Serang, Sediakan Tempat Istirahat hingga Tukang Pijat

14 Maret 2026
PWI LS Purwokerto Kidul dan Pemuda Pancasila Gelar Aksi Berbagi Takjil di Banyumas

PWI LS Purwokerto Kidul dan Pemuda Pancasila Gelar Aksi Berbagi Takjil di Banyumas

13 Maret 2026
Tokoh, Ulama dan Budayawan Banten Gelar Buka Bersama di Ponpes NU Cempaka

Tokoh, Ulama dan Budayawan Banten Gelar Buka Bersama di Ponpes NU Cempaka

13 Maret 2026
PWILS Sumbang Banyumas Bagikan Takjil ke Pengendara di Bulan Ramadhan

PWILS Sumbang Banyumas Bagikan Takjil ke Pengendara di Bulan Ramadhan

12 Maret 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .