• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Opini

Ka’bah Palsu Di Kota Tarim?

Ka’bah Palsu Di Kota Tarim?

Gambar ilustrasi by zie

0
BAGIKAN
20
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Anggie

Sejarah mencatat bahwa sejak awal kekuasaannya di Yaman, Raja Abrahah berupaya mengalihkan kiblat masyarakat Arab pagan dari Hijaz (Mekah) ke Yaman, dan menjadikan Yaman sebagai pusat ritual keagamaan. Jika rencananya berhasil, hal itu akan menjadi jembatan baginya untuk menguasai seluruh Jazirah Arab.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Abrahah membangun sebuah bangunan tandingan guna menyaingi ka’bah. Bangunan itu dinamakan Al-Qalis (atau disebut juga Al-Qulays / Al-Qullays, berasal dari bahasa Yunani Ekles), yang dibangun di atas reruntuhan kota kuno Ma’rib. Al-Qalis menjadi bangunan termegah dan terbesar pada zamannya. Bahan bangunannya berasal dari batu marmer dan granit peninggalan Istana Ratu Balqis.

Abrahah kemudian melakukan kampanye besar-besaran, bahkan memaksa masyarakat Arab agar berziarah ke Al-Qalis dan meninggalkan ka’bah. Namun upaya itu sia-sia. Masyarakat Arab tetap menghormati ka’bah dan mempertahankan keyakinan agama nenek moyang mereka.

Di sisi lain, Abrahah merasa iri melihat ka’bah menjadi pusat ekonomi — terutama dengan ramainya para pedagang yang menjajakan dagangan di sekitar Ka’bah pada musim haji. Saat itu, banyak masyarakat Arab dan pendatang dari luar Mekah berdatangan untuk beribadah haji, sehingga terjadi perputaran ekonomi yang besar.

Kondisi itulah yang membuat Abrahah bersikeras mengalihkan arah ziarah dan aktivitas perdagangan dari Mekah ke Yaman. Ia sadar bahwa ibadah haji menjadi sumber pendapatan utama bagi penduduk Mekah dan kawasan sekitarnya. Karena itu, tumbuhlah niat jahatnya untuk menghancurkan ka’bah dan membangun pusat ritual tandingan agar arus jamaah dan perdagangan berpindah ke Yaman.

Kedengkian itulah yang tersembunyi di balik ambisi Abrahah terhadap Mekah — kedengkian terhadap kemuliaan dan keberkahan yang Allah anugerahkan kepada penduduk Mekah melalui keberadaan Ka’bah. Namun pada akhirnya, seluruh upayanya gagal total.

KEGAGALAN ABRAHAH, DIRAJUT ULANG OLEH KAUM BA’ALWI YAMAN

Kaum Ba’alwi di Yaman memang tidak membangun ka’bah tandingan secara fisik di kota Tarim, Hadramaut. Namun keberadaan bangunan ibadah yang menyerupai ka’bah di wilayah tersebut dapat dipandang memiliki tujuan yang mirip: mengalihkan orientasi spiritual dan perhatian umat Islam dari Mekah menuju Tarim, Hadramaut, Yaman.

Upaya ini tampak melalui strategi “marketing religius” berupa paket Umrah Plus Tarim, yang memosisikan Tharim sebagai destinasi spiritual alternatif. Tidak sedikit para habib atau habaib Ba’alwi yang tidak menunaikan umrah atau haji ke Mekah, melainkan cukup berziarah ke Tarim saja.

Demikian pula, banyak ustadz “marketing baklawi” yang secara intens mempropagandakan ziarah ke makam para habib Ba’alwi — yang dipromosikan sebagai wali — dan mengarahkan wisata religi ke sana. Tokoh-tokoh publik seperti UAH, UAS, BY, dan lainnya kerap mempromosikan paket “Umrah Plus Tharim” yang secara tidak langsung menjadikan Tharim seperti “kota suci” baru.

KESIMPULAN

Kaum Ba’alwi Yaman, dengan beragam propaganda dan narasinya, tampak berupaya menjadikan Tarim sebagai kota suci ketiga selain Mekah dan Madinah — sebagaimana Abrahah dahulu berupaya menjadikan Yaman sebagai pusat ibadah tandingan.

Mereka menyanjung Tharim dan Hadramaut dengan berbagai sebutan dan kisah berlebihan, antara lain:

  • Disebut sebagai kota seribu wali
  • Dinyatakan banyak dihuni keturunan Nabi Muhammad SAW dari Bani Alawi bin Ubaidillah bin Ahmad al-Muhajir bin Isa (konon katanya)
  • Tanah pasirnya dianggap bisa menjadi jimat penglaris
  • Tempat turunnya hujan emas
  • Tanahnya dikatakan harum hingga penduduknya berjalan tanpa alas kaki
  • Dan berbagai kisah kewalian yang bercampur dengan unsur khurafat

Kenyataannya, seluruh dunia mengetahui bahwa Yaman merupakan wilayah miskin akibat perang saudara yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kondisi sosial, ekonomi, dan infrastrukturnya memburuk: kekurangan air, gizi buruk, minimnya layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengangguran tinggi yang meluas.

Adalah wajar bila kaum Ba’alwi ingin memakmurkan kembali Yaman, terutama kawasan selatan yang banyak dihuni keturunan mereka. Namun apabila upaya tersebut dijalankan dengan pola dan tujuan yang menyerupai ambisi Abrahah — yaitu ingin menyaingi kemuliaan Mekkah dengan propaganda keagamaan — maka hal itu tidak akan membawa keberkahan.

Malah, hal itu justru menimbulkan pertanyaan besar: mengapa cara-cara seperti itu yang dipilih?

Wallahu a‘lam bish-shawab.

Terkait Kiriman

Prof. Ahmad Zahro Bersumpah Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Prof. Ahmad Zahro Bersumpah Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

10 September 2026
Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Mendiagnosa NU

4 September 2026
Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Maa Adrakamal Ulama: Menjaga Kualitas “Nisbat” Kiai dan Pengurus di Tengah Zaman Fitnah[1]

19 Agustus 2026
Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

13 Agustus 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Tantangan Muktamar NU ke-35: Masukan dan Harapan Untuk Ketua PWNU dan PCNU

12 Agustus 2026
Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

2 Agustus 2026

Info Baru Lainnya

Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

13 September 2026
Akademisi Irak Dr Yasin Al-Kalidar Batalkan Nasab Ba’alwi Hadramaut, dan Peringatkan Pendukung Ba’alwi Mendapat Laknat Allah

Akademisi Irak Dr Yasin Al-Kalidar Batalkan Nasab Ba’alwi Hadramaut, dan Peringatkan Pendukung Ba’alwi Mendapat Laknat Allah

13 September 2026
KH. Ahmad Mahrussilah: Museum Raden Aria Wangsakara Harus Jadi Pusat Pendidikan Sejarah dan Keteladanan Ulama Pejuang

KH. Ahmad Mahrussilah: Museum Raden Aria Wangsakara Harus Jadi Pusat Pendidikan Sejarah dan Keteladanan Ulama Pejuang

12 September 2026
Pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara: R.Tb. M. Nurfadhil Tirtayasa Bersama KH. Taqiyudin Turut Serta Dalam Peletakan Batu Pertama

Pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara: R.Tb. M. Nurfadhil Tirtayasa Bersama KH. Taqiyudin Turut Serta Dalam Peletakan Batu Pertama

12 September 2026
Gus Rafi Batalkan Nasab Baalwi Berdasar Kitab Internal Ba’alwi

Gus Rafi Batalkan Nasab Baalwi Berdasar Kitab Internal Ba’alwi

11 September 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .