• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Berita

RMI NU Desak Tinjau Ulang Food Tray Impor Yang Terindikasi Mengandung Minyak Babi

RMI NU Desak Tinjau Ulang Food Tray Impor Yang Terindikasi Mengandung Minyak Babi
0
BAGIKAN
19
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, lembaga NU yang menaungi pesantren se-Indonesia itu mengingatkan adanya persoalan serius terkait penggunaan wadah makanan (food tray) impor dari Tiongkok.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa food tray asal Chaoshan, Tiongkok, diproduksi menggunakan pelumas yang positif mengandung minyak babi. Temuan tersebut berawal dari kunjungan Wakil Sekretaris RMI-NU DKI, Ustadz Wafa Riansah, ke salah satu pabrikan food tray di Tiongkok. Sampel pelumas dibawa untuk dites di laboratorium, namun karena keterbatasan alat di Indonesia, pengujian akhirnya dilakukan kembali di Tiongkok.

“Hasil tes menunjukkan adanya kandungan minyak babi. Laporan sudah kami sampaikan kepada sejumlah pihak berwenang, namun hingga saat ini belum ada respons resmi,” ungkap Ustadz Wafa dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/9).

Ketua RMI-NU DKI, KH Rahmad Kiki Zailani, menegaskan bahwa dalam konteks Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim, kehalalan produk merupakan keharusan mutlak. “Ini bukan soal persaingan bisnis lokal dengan importir. Yang kami soroti adalah kualitas food tray tersebut yang terbukti tidak halal, bahkan tidak memenuhi standar food grade atau tidak thayyib,” tegasnya.

RMI-NU meminta pemerintah segera menindaklanjuti temuan ini dengan meninjau ulang, bahkan jika perlu menghentikan sementara impor food tray dari Tiongkok hingga kejelasan diperoleh. “Ini menyangkut kemaslahatan umat, khususnya anak-anak penerima program MBG. Jangan sampai mereka mengonsumsi makanan dari wadah yang bermasalah, baik dari sisi halal maupun kesehatan,” ujar Kiai Rahmad.

Sebagai tindak lanjut, RMI-NU berencana melakukan audiensi dengan Kementerian Perdagangan untuk menyampaikan aspirasi tersebut secara resmi. kd

 

Terkait Kiriman

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

14 Mei 2026
Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

14 Mei 2026
K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Sampaikan Surat Laporan Batalnya Nasab Habaib Kepada Presiden Prabowo

K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Sampaikan Surat Laporan Batalnya Nasab Habaib Kepada Presiden Prabowo

12 Mei 2026
Kiai Imaduddin Temui Pak Dudung Kepala Staf Kepresidenan di Gedung KSP

Kiai Imaduddin Temui Pak Dudung Kepala Staf Kepresidenan di Gedung KSP

12 Mei 2026
Haul H. Abdul Gani, Ulama Milyuner Dari Kresek Tangerang Di Hadiri Wamenag RI

Haul H. Abdul Gani, Ulama Milyuner Dari Kresek Tangerang Di Hadiri Wamenag RI

4 Mei 2026
Gaungkan Semangat Koperasi Merah Putih, PKM UNPAM Serang Bangkitkan Partisipasi Warga Ranjeng

Gaungkan Semangat Koperasi Merah Putih, PKM UNPAM Serang Bangkitkan Partisipasi Warga Ranjeng

26 April 2026

Info Baru Lainnya

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy

14 Mei 2026
Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam

14 Mei 2026
Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan

14 Mei 2026
Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

14 Mei 2026
Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

14 Mei 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .