Kota Serang – Andra Soni melanjutkan rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan bersilaturahmi ke Kantor Majelis Ulama Indonesia Provinsi Banten pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung dalam acara bertajuk “Pengajian Ulama–Umara dan Safari Ramadan 1447 H” yang mempertemukan para ulama dan unsur pemerintah daerah.
Acara yang digelar di Kantor MUI Provinsi Banten di Banten itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus MUI Provinsi Banten, serta para pengurus daerah MUI kabupaten dan kota se-Banten. Pertemuan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara ulama dan pemerintah dalam suasana Ramadan.

Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan refleksi mengenai pentingnya keselarasan antara visi dan tindakan nyata dalam menjalankan amanah kepemimpinan serta pelayanan kepada umat.
“Saya mendapatkan pelajaran berharga kemarin, visi tanpa aksi adalah ilusi, aksi tanpa visi adalah sensasi, dan jika tanpa aksi dan visi hanyalah omon-omon saja,” ujar Andra Soni di hadapan para ulama dan tamu undangan.
Menurutnya, peran ulama sangat strategis dalam membimbing umat serta menjaga nilai moral di tengah masyarakat. Karena itu, sinergi antara ulama dan pemerintah menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan religius.
Ketua MUI Provinsi Banten, KH Bazari Syam, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Gubernur Banten beserta jajaran pemerintah daerah.
Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap sikap Andra Soni yang dinilai menunjukkan keteladanan dalam menghormati guru dan ulama.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Gubernur atas kunjungannya. Saya juga sangat terkesan ketika melihat beliau mencium tangan gurunya di suatu acara. Itu adalah contoh teladan yang baik,” ujar KH Bazari Syam.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Banten tampak didampingi Ketua Dewan Masjid Indonesia, KH Bunyamin Hafiz. Hadir pula jajaran Wantim dan pengurus MUI Provinsi Banten, para pengurus daerah MUI kabupaten/kota se-Banten, serta berbagai tokoh masyarakat.
Melalui kegiatan Pengajian Ulama–Umara dan Safari Ramadan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara ulama dan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun masyarakat Banten yang religius, rukun, dan berakhlak. (KD)















