• About Us
  • Privacy Policy
  • Contact
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Tekno
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Keislaman
Beranda Nasional

Hasil Seminar Nasab Internasional di Brebes, Nasab Walisongo Bukan Ba’alwi

oleh Admin
19 Mei 2025
dalam Nasional
Waktu baca: 2 menit baca
A A
0
BAGIKAN
207
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Naqobah Ansab Auliya Tis’ah (NAAT) menggelar seminar internasional nasab Walisongo di Ponpes Al Hasaniyah Kedawon, Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Para ahli nasab dari Pakistan, Madinah Arab Saudi, dan Maroko hadir untuk membahas garis keturunan para wali penyebar agama islam di Jawa.

Seminar umum ini dihadiri para undangan dari sejumlah ormas keagamaan, perwakilan NU, hingga Wakil Bupati Brebes Wurja. Acara yang mengusung tema Kebangkitan Dzuriyah Walisongo untuk Indonesia Emas 2045 ini dihadiri pula para wakil keturunan Walisongo se-nusantara.

Pengasuh Ponpes Al Hasaniyah, KH Nuridin Syamsudin dalam keterangannya mengatakan, Walisongo adalah bapak kandung dan bapak ideologi Islam Nusantara. Belakangan, kata KH Nuridin, ada tangan-tangan jahil tak bertanggung jawab ingin menghapusnya dari panggung sejarah Nusantara. Walisongo dianggap fiktif dan garis keturunannya tidak sambung ke Nabi Muhammad SAW.

“Kalau pun masih ada yang mengakui keberadaannya, tangan-tangan jahil tak bertanggung jawab itu meniadakan keturunan Walisongo. Walisongo dianggap mandul dan tidak berketurunan. Padahal sesungguhnya Walisongo nasabnya sambung ke Rasulullah dan keturunan absahnya, baik jalur laki-laki maupun perempuan juga ada,” ungkap KH Nuridin Syamsudin, Minggu (18/5/2025).

Ditegaskan, semua keturunan absah Walisongo tersebut, kebanyakan tergabung dalam NAAT, sebuah lembaga naqabah resmi pencatatan keturunan Walisongo dan kekerabatannya. NAAT juga terkoneksi dan diakui oleh Naqabah Saadatul Asyraf Internasional, terutama Pakistan, Maroko, Mesir, dan Madinah, sebagai jalur migrasi ‘ahlul bilad’ di mana Walisongo berasal.

Dalam seminar ini, hadir sebagai pembicara perwakilan lembaga nasab dari berbagai negara. Mereka adalah Maulaya Syarif Ahmad Muhib bin Abdullah Al-Murabithi Al-Hasani (Naqib Saadatul Asyraf Kerajaan Maroko), Sayyid Ali Abbas Al-Jilani Al-Hasani (Naqib Saadatul Asyraf Pakistan), Syarif Anas bin Ya’qub Al-Kutbi Al-Hasani (Nasabah Madinah Munawwarah). Kemudian narasumber lain yang hadir adalah Ketua Perhimpunan Besar Kekerabatan Syaikh Jumadil Kubra se-Asia Tenggara dari Malaysia, Dr Tun Suzana Tun Hj Othman.

Ketua DPP NAAT, Kyai Haji Raden Syarif (KHR) Ilzamuddin Sholeh Al-Jilani Al-Hasani dalam seminar itu menyampaikan bahwa silsilah Walisongo bukan ke jalur Ba’alwi, tidak sama dengan para habaib semisal Riziq Syihab dan Taufiq Assegaf.

“Naat ini berdasar manuskrip-manuskrip yang ditemukan Naat sejak 2019 ini diistbat daro Naqobah Sadatul Asyraf Bil Mamlakah al Magribiyah al Syarifah yang dikeluarkan oleh Naqib Muhammad Rasyid 2019, sudah jelas NAAT ini lain jalur dari para habaib, NAAT ini bukan Azmatkhan,” tegasnya.

Usai seminar Ilzamuddin menyampaikan resume hasil pembahasan garis keturunan Walisongo yang disampaikan oleh para ahli nasab.

“Dalam pembahasan garis keturunan Walisongo, para ahli ini menyampaikan berdasarkan manuskrip-manuskrip kuno yang satu zaman dengan Walisongo,” tegasnya.

Ilzamuddin Sholeh membeberkan, dua narasumber dari Naqib Saadatul Asyraf Pakistan dan Maroko memaparkan silsilah Walisongo disertai manuskrip yang tersambung nasabnya ke Syekh Jumadil Kubro hingga ke Sayidina Hasan RA dan Sayidina Husain RA, cucu dari Nabi Muhammad SAW.

“Melaksanakan seminar ilmiah narasumber dari naqib Pakistan dan Maroko memaparkan silsilah disertai manuskrip. Diketahui, Walisongo merupakan keturunan Nabi Muhammad melalui dua silsilah yang tersambung ke Hasan dan Husein,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Siapa Sebenarnya dan Kenapa Warga NU Menyambut Gembira Lalu Berbondong-Bondong Mendirikan PWI-LS di Daerahnya?

Nisan Kuno Di Komplek Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

Menghadiri Acara Habib Lutfi di Istiqlal Warganet Serukan Nasaruddin Umar Dicopot Dari Menag

Klaim Nasab KRT Sumadiningrat: Beranikah Rumail Abbas dan Pihak Luthfi bin Yahya Hadapi Dialog Ilmiah Terbuka?

Tagar: ahli rijalul hadits dan nasabBantenCendekiawan Muslimdalam IslamFatwa ulamaGerakan ilmiahIlmuwan Islam dari BantenIslam NusantaraKajian kritis habibKebenaran nasabKeteladanan ulama jujurKH Imaduddin dan Ba AlwiKH Imaduddin dan genealogi Ba AlawiKH Imaduddin vs habib palsuKitab karya KH ImaduddinKitab riset nasab habibKritik terhadap habib palsuKritikus status quo Islammembongkar kepalsuanmodernmujadid abad 15 HMujadid Islam abad iniNasab Ba Alawi hoaksNasab Walisongo Bukan Ba’alwinusantaraPembaharu pemikiran Islam IndonesiaPembaruan Islam berbasis dataPembongkar nasab palsuPenulis kitab ArabReformasi pemahaman keislamanReformasi sejarahSejarah pemalsuan keturunan NabiSeminar Nasab Internasional di Brebestentang nasabTokoh Islam viralUlama mudaUlama pembaharu

TerkaitArtikel

Berita

Siapa Sebenarnya dan Kenapa Warga NU Menyambut Gembira Lalu Berbondong-Bondong Mendirikan PWI-LS di Daerahnya?

oleh Admin
7 Oktober 2025
0
28

Kehadiran PWI-LS disambut gembira para kiai-kia dan warga NU dan para tokoh bangsa karena nilai-nilai yang diusungnya mewakili suara hati...

Baca lebihDetails

Nisan Kuno Di Komplek Sunan Bonang Menghilang, Husein Ba Agil Diduga Terlibat Perusakan Cagar Budaya

12 Agustus 2025
95

Menghadiri Acara Habib Lutfi di Istiqlal Warganet Serukan Nasaruddin Umar Dicopot Dari Menag

11 Agustus 2025
148

Klaim Nasab KRT Sumadiningrat: Beranikah Rumail Abbas dan Pihak Luthfi bin Yahya Hadapi Dialog Ilmiah Terbuka?

10 Agustus 2025
120

Habib Ali Bin Abdurrahman Kwitang Peraih Tanda Penghargaan Dari Penjajah Belanda

27 Juli 2025
19

Kekacauan di Pemalang: PNIB Serukan Penangkapan Rizieq Shihab Setelah Bentrokan FPI dan Laskar Walisongo

24 Juli 2025
88

Terbaru

Opini

POLEMIK TAMBANG NU: NABI MENOLAK, PBNU JUSTRU MENERIMA

oleh Admin
25 Januari 2026
0
11

وَإِذَا رَأَيْتَ الْعَالِمَ يُحِبُّ الدُّنْيَا فَاعْلَمْ أَنَّهُ لِصٌّ “ Jika engkau melihat seorang alim mencintai dunia, maka ketahuilah bahwa ia...

Baca lebihDetails

POLEMIK TAMBANG NU: NABI MENOLAK, PBNU JUSTRU MENERIMA

Sowan CCKI ke Cidahu, Abuya Muhtadi Tegaskan: “Nggak Ada Habib Yang Cucu Nabi”

DNA Berhaplogroup G, Apakah Klan Ba’Alwi Keturunan Budak Bani Hasyim?

Haul ke-345 Raden Aria Wangsakara: Banten Bergema dengan Semangat Sang Pahlawan

Hikmah Perseteruan Rais Aam & Ketum PBNU: Pelajaran Tentang Husnudzon, Keadilan, dan Sikap Beragama

Mendukung Tesis KH. Imaduddin Utsman Terhadap Nasab Ba’alawi

Prev Next

BeritaPopuler

Dilaporkan, Gus Fuad Banjir Dukungan Pribumi Nusantara

oleh Admin
30 Maret 2025
0
556

Panitia Haul Syekh Nawawi Al-Bantani ke-132: Tepis Isu Miring Didanai PIK 2

oleh Admin
24 April 2025
0
431

Rizieq Shihab Dilaporkan Ke Polres Banyuwangi

oleh Admin
14 April 2025
0
429

newsky.id

Copyright © 2025

Navigasi

  • Nasional
  • Tekno
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Keislaman

Ikuti Kami

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

Copyright © 2025