• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
newsky.id
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
newsky.id
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Beranda Keislaman

Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman: PWILS Bersama Pemerintah Solid

Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman: PWILS Bersama Pemerintah Solid
0
BAGIKAN
42
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter

Cirebon, 22 Maret 2025 – Dalam sebuah sesi diskusi interaktif yang diadakan oleh Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWILS), Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari perpecahan yang dapat melemahkan bangsa. Menanggapi berbagai pertanyaan dari peserta, Jenderal Dudung menegaskan bahwa semangat kepahlawanan harus tetap hidup dalam diri setiap anak bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.

Dalam pernyataannya, Jenderal Dudung menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menghadapi berbagai permasalahan nasional. Meskipun terdapat batasan antara kewenangan legislatif, eksekutif, dan yudikatif, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap bersikap aktif dalam mengamati, menghormati, dan mempertimbangkan setiap langkah yang diambil demi kepentingan rakyat. Ia juga mengingatkan bahwa seluruh rakyat Indonesia adalah bagian dari satu keluarga besar yang harus tetap bersatu, bukan tercerai-berai akibat kepentingan sektoral yang dapat menghambat kemajuan bangsa.

“Kita harus bersatu dan tidak mudah terpecah belah. Jika ada hal yang melenceng, kita perbaiki bersama. Persaudaraan dan persatuan adalah kunci utama. Saya yakin dengan gerakan PWILS serta perhatian pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo, arah bangsa ini akan semakin kuat dan solid,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti peran Wali Songo dalam menyebarkan Islam di Nusantara, yang memiliki hubungan dengan pusat keilmuan Islam di Timur Tengah seperti Mesir dan tanah Arab. Namun, ia mengingatkan bahwa klaim keturunan tertentu tidak boleh dijadikan alasan untuk mengkultuskan individu atau kelompok tertentu, terutama jika hal tersebut berpotensi memecah belah masyarakat.

“Jangan sampai ada yang merasa paling benar hanya karena faktor keturunan. Kita harus meluruskan pemahaman ini agar tidak menjadi alat perpecahan,” tambahnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada Kiai Abbas Buntet dan Kiai Imaduddin yang secara akademis telah mengungkap berbagai fakta sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih jauh, Jenderal Dudung menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto merupakan sosok pemimpin yang selalu terbuka terhadap berbagai masukan demi kepentingan negara. Menurutnya, Prabowo memiliki nasionalisme yang kuat dan perhatian besar terhadap isu-isu strategis bangsa.

“Bapak Presiden selalu mendengar masukan dari berbagai pihak dan memiliki komitmen tinggi terhadap keutuhan bangsa. Kita harus mendukungnya dan memastikan tidak ada pihak yang mencoba mengadu domba masyarakat,” tegasnya.

Acara ini ditutup dengan ajakan untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan memperkokoh nilai-nilai persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan. Dengan komitmen dan solidaritas yang kuat, Indonesia diyakini akan semakin tangguh menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.

Tagar: diskusi interaktifDudung AbdurachmanGus Abbaskebangsaan Indonesiakeislaman NusantaraKH Imaduddin Utsmankomitmen pemerintahKomunitasnasab Ba’alawinasionalisme IndonesiaPancasilapemerintah solidPerjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillahpersatuan bangsaPrabowo SubiantoPWILSsejarah Islam Nusantarasinergi ormas dan pemerintahsolidaritas nasionalsosok kepemimpinantoleransi beragamaUUD 1945Wali Songo

Terkait Kiriman

Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

8 Oktober 2026
Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

23 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

21 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

15 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

4 September 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

2 September 2026

Info Baru Lainnya

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
Membaca Ketidakhadiran Presiden Prabowo Dalam Pengukuhan Pengurus PBNU 2026

Membaca Ketidakhadiran Presiden Prabowo Dalam Pengukuhan Pengurus PBNU 2026

25 Oktober 2026
Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026

KategoriLainnya

  • All
  • Nasional
  • Kebangsaan
  • Keislaman
Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?
Keislaman

Apakah Zakat Fitrah Dengan Uang Harus 200 Ribu Rupiah?

oleh Admin
25 Maret 2025
0

Oleh: KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh PP Nahdlatul Ulum, Kresek Tangerang, Banten) Beberapa hari ini, beredar di media sosial whatsapp sebuah...

Baca lebihDetails
Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

Diluruskan Gus Aziz Jazuli Tentang Nasab Ba’alwi, Gus Baha Belum Standar Ilmiah

23 November 2025
Mengenal dan Memahami Teknologi AI

Mengenal dan Memahami Teknologi AI

25 Maret 2025
RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

RUU TNI Disahkan Jadi UU, DPR Gelar Rapat Paripurna

25 Maret 2025
Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

Teknologi Baru Yang Viral: AI, Web3, dan Perangkat Canggih

25 Maret 2025
Prev Next
Facebook Twitter

© 2026 Newsky - .

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Keislaman
  • Opini
    • Rakyat Bersuara
  • Tekno
  • Pendidikan
  • Olah Raga

© 2026 Newsky - .